Sejak awal memasuki dunia perkuliahan, saya sama sekali
tidak pernah berpikir untuk pergi ke luar negeri dengan tujuan apapun selain
ingin mendapatkan beasiswa S2. Saat itu, saya hanya berpikir bahwa pergi ke
luar negeri pasti membutuhkan biaya yang mahal, kecuali jika ada bantuan dana
dari pihak luar. Pemikiran saya mulai berubah setelah wawasan saya mengenai
dunia perkuliahan mulai berkembang. Buku-buku yang saya baca, orang-orang yang
saya kenal, seminar-seminar yang saya ikuti, hingga kondisi keseharian yang
saya pelajari mampu merubah mindset saya
mengenai bepergian ke luar negeri.
Kakak tingkat saya di perkuliahan bercerita tentang pengalamannya
saat pergi ke Australia dan Turki dalam rangka kegiatan konferensi. Dengan rasa
penasaran, saya memberanikan diri untuk bertanya mengenai cara agar dapat melakukan hal yang sama dan dia menjelaskannya dengan rinci. Beberapa bulan kemudian, saya memasuki semester 7 di perkuliahan dan saya mengikuti mata kuliah
Organisasi Manajerial Pelayanan Kebidanan (OMPK) yang diampu oleh dosen S2 Ilmu
Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran lulusan Flinders University. Di
pertemuan ketiga, Beliau meminta kami untuk menuliskan kegiatan atau program
kerja dalam bidang
kesehatan berbasis masyarakat yang pernah atau sedang kami lakukan. Pada pertemuan ketujuh, beliau membagikan informasi mengenai
pelaksanaan konferensi Internasional di Thailand dan memotivasi kami untuk
mengkuti kegiatan tersebut.
Setelah mendapat informasi tentang pelaksanaan konferensi
itu, saya meminta izin kepada teman-teman Kuliah Kerja
Nyata (KKN) yang tergabung dalam cluster medika, yang berjumlah empat
orang termasuk saya, untuk menuliskan program kerja kami saat KKN. Mereka menyetujuinya dan singkat cerita, kami bisa pergi ke
Thailand untuk mengikuti konferensi tersebut. Beberapa hari setelah kepulangan
kami ke Indonesia, tidak sedikit adik-adik tingkat saya yang berminat untuk
mendapat kesempatan yang sama sehingga saya tuliskan beberapa hal yang saya
lakukan agar saya bisa mengikuti konferensi itu.
Cara pertama adalah, saya menuliskan salah satu program saya
bersama tim medika saat KKN dalam bentuk intisari (abstrak) dalam Bahasa
Inggris. Tidak harus kegiatan saat KKN, tapi bisa kegiatan
bermanfaat lain yang sekiranya merupakan sebuah inovasi seperti kegiatan pengabdian
masyarakat, pelatihan, lokakarya, atau program kerja yang pernah dilaksanakan
baik secara mandiri maupun berkelompok, dari kelompok organisasi mahasiswa,
teman saat KKN, hingga tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Dengan catatan,
konten abstrak tersebut harus sesuai dengan yang diinginkan pihak pelaksana
konferensi. Umumnya, abstrak tersebut berisi judul, latar belakang, tujuan,
metode, dan hasil. Saat itu, karakter penulisan abstrak saya mengikuti karakter
penulisan kakak tingkat saya. Setelah abstrak jadi, saya melakukan cara kedua.
Kedua, saya menemui orang-orang yang pernah mengikuti konferensi
Internasional untuk membaca dan memberi masukan pada abstrak saya. Orang-orang
tersebut adalah kakak tingkat saya dan dosen yang telah mengajar saya dalam
mata kuliah OMPK tadi. Dengan murah hati, mereka bersedia memberi banyak
masukan, terlebih lagi dosen saya. Beliau merevisi hampir seluruh isi abstrak
saya dengan tidak meninggalkan esensi kegiatan yang telah saya laksanakan.
Setelah itu, saya memperbaiki abstrak yang telah diberi masukan oleh dosen
saya. Tentunya, usaha untuk menemui dosen ini tidak mudah karena beliau
memiliki waktu terbatas dan merupakan salah satu orang (yang saya anggap) hebat serta dibutuhkan di banyak tempat.
Terakhir, saya mengirimkan abstrak yang telah diperbaiki ke
panitia penyelenggara dan menunggu hasil pengumumannya. Dalam penulisan
abstrak, saya berlaku sebagai penulis utama yang sekaligus akan
mempresentasikan karya, sedangkan teman-teman saya yang lain berlaku sebagai penulis
pendamping. Tak lupa, saya juga menuliskan nama dosen saya sebagai reviewer kami di akhir nama-nama kami.
Sebulan kemudian, saya menerima e-mail dari
panitia bahwa abstrak kami diterima dan kami diundang untuk mempresentasikan
karya kami pada kategori poster
presentation di forum Internasional. Kami memperbaiki desain final poster ilmiah kami sebelum dibawa ke Thailand, yang pembuatannya juga dibantu oleh teman KKN.

Komentar
Posting Komentar